“Indonesia Darurat Kekerasan Seksual, BEM UNRI Lakukan Aksi Mimbar Bebas”

Pekanbaru (26/10/2019)–Dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan Seksual, BEM UNRI melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan lakukan aksi mimbar bebas menyuarakan Indonesia darurat kekerasan seksual terhadap perempuan pada Senin (25/11/2019) siang di persimpangan FKIP dan FISIP Universitas Riau. “Adapun yang kami suarakan adalah mengharapkan UNRI sebagai kampus yang bebas dari segala bentuk kekerasan ataupun pelecehan. Kami juga mengajak kepada para korban untuk mau dan berani menyuarakan tentang kebenaran, karena kita tidak pantas mendapatkan perbuatan tersebut sebab ketahuilah diri kita terlalu berharga,” ungkap Risa.

Berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan, kasus kekerasan seksual di Indonesia sudah dikatakan darurat, karena jumlah korban terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tahun 2019, kasus ini meningkat bahkan mencapai 400.000-an atau sekitar 14% dari tahun sebelumnya.

Tidak hanya sebagai salah satu bentuk pelanggaran HAM, dampak yang ditimbulkan begitu besar bagi para korban seperti gangguan psikis, stress, depresi, trauma, serta gangguan jiwa. Selain itu, perempuan harus menanggung beban, cacat fisik hingga harus rela kehilangan nyawa karena dibunuh atau memilih bunuh diri. Bahkan, kasus kekerasan atau pelecehan seksual telah berani menyentuh instansi pendidikan salah satunya kasus Agni di UGM, kasus Meliana di STMIK Bali. “Perempuan adalah tonggak peradaban. Jangan biarkan pelaku dapat leluasa sementara kita harus terus merasa terancam dan teraniaya.” ucap Risa menambahkan. (ZL/FLM)
.
#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #KemenPP #RilisKSI #AksiMimbarBebas #IndonesiaDaruratKekerasanSeksual #AyoSpeakUp #StopKekerasanSeksual
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2019