Melalui Diskusi Online, BEM UNRI Bincangkan Langkah Strategis Pemprov Riau dalam Menghadapi Covid-19

Pekanbaru (30/03/2020) – Ditengah kasus Covid-19 yang melanda Indonesia, hingga saat ini sudah menyebar ke berbagai daerah salah satunya Provinsi Riau. Menanggapi hal itu, BEM UNRI melalui Kementerian Sosial Politik melakukan Majelis Diskusi Online (MEDIS-ON) dengan tema “Langkah Strategis Pemprov Riau Menghadapi Covid-19” pada Minggu 29/03/2020 lalu.

Majelis Diskusi Online (Medis-On) menghadirkan juru bicara Covid-19 Provinsi Riau, Dr. Indra Yovi, Sp.P (K). Diskusi dilakukan dengan metode daring lewat aplikasi ZOOM dan disiarkan langsung melalui Instagram BEM UNRI. Kegiatan Medis-On dilakukan selama 60 menit dengan pemaparan dari pemateri.

Narasumber memaparkan apa saja langkah yang dilakukan Pemprov Riau terkait Covid-19 ini. “Sejak tanggal 4 Januari, kami dari Kepala Dinas Kesehatan Pemrov Riau, Direktur RSUD Arifin Ahmad, dan juga saya sudah mengadakan rapat membahas covid-19 ini. Provinsi Riau masih belum jadi provinsi terjangkit, karena kasus nya itu warga yang terjangkit diluar kemudian ditangani di Riau, belum menjangkit ke warga lain yang berada di dalam Provinsi Riau” ungkap narasumber. “Ada 3 langkah strategis yang di persiapkan oleh pemerintah Provinsi Riau, yaitu plan A, B, dan C. Untuk plan A : rencana jangka pendeknya, sejak 3 minggu yang lalu, pemerintah Provinsi Riau telah memerintahkan 47 rumah sakit yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota untuk siap menangani Covid-19 ini. PDP provinsi Riau terus bertambah sebanyak 94 orang perhari, positif hanya 1 orang, dan ODP 7.114 orang di provinsi menurut data terakhir. Plan B : Jika terjadi kekurangan maka akan disiapkan 3 rumah sakit tambahan yaitu rumah sakit madani, rumah sakit petala bumi, dan RSJ tampan, dan di perkotaan dari 47 rumah sakit dan di tambah 3 rumah sakit tambahan tersedia 300 – 350 tempat tidur sebagai ruang isolasi covid-19. Plan C : Apabila terjadi kejadian seperti di Italia, Pemprov Riau menyediakan beberapa tempat isolasi PDP tambahan, untuk keluhan ringan dan sedang, kemungkinan akan tersedia 1000 tempat tidur. Tanggal 27 Maret lalu, Alhamdulillah APD dari pemerintah pusat dan Lab RT-PCR on proses dan segera siap untuk digunakan” tambah narasumber.
Salah satu audiens yaitu Atika Talitha Erman dari Jurusan Akuakultur FPK UNRI bertanya, sekarang banyak yang postif covid-19 tapi tidak bergejala, bagaimana cara mengetahui dan mengatasi keadaan yg seperti itu ? Kemudian adakah cara lain untuk mengetahui kita terjangkit covid-19 atau tidak selain menggunakan alat tes covid-19?
Narasumber pun menjawab “Saat ini untuk mengetahui positif atau tidaknya seseorang hanya melalui pemeriksaan PCR, Biomolekuler test, dan tidak bisa dengan cara lain” jelas narasumber.
Pesan dari dokter kepada mahasiswa UNRI :

  1. Sosialisasi distancing yang benar
  2. Mahasiswa dan BEM Universitas Riau sebagai leading untuk pengadaan APD untuk masyarakat dan khususnya tenaga kesehatan.
  3. Buat video memakai masker yang baik dan benar, cuci tangan, etika batuk yang baik, dsb. (ZL)

#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #Kemensospol#RilisKSI #MedisOnSesiPertama
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN SOSIAL POLITIK
.
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020