BEM UNRI NEWS | RILIS OPENING CEREMONY DAN TAKLSHOW JOB FAIR UNRI 2020]
.
● ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● ●
.
“Berikan Wadah Bagi Job Seeker, BEM UNRI Adakan Job Fair dan Talkshow”
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Pekanbaru, (11/03/20) – Bertempat di Gedung PKM Gobah, BEM UNRI melalui Kementerian Luar Universitas adakan Job Fair UNRI 2020. Acara yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi Jobseeker dalam mencari pekerjaan, terkhusus bagi alumni UNRI yang belum mendapatkan pekerjaan.

Job Fair UNRI 2020 mengundang beberapa perusahaan baik regional maupun nasional. Mengusung tema “Let’s Create Opportunities Through The 2020 Job Fair”, BEM UNRI adakan Talkshow dalam Opening Ceremony Job Fair UNRI 2020. Dalam talkshow tersebut, BEM UNRI mengundang 2 pemateri yang luar biasa yaitu Bapak Aris Wahyudi, M. Si (Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker RI) dan Bapak Avicenia Darwis (Kepala KK Migas Sumbagut). Turut hadir Prof. Dr. Zulkarnain, SE., MM (Ketua LPPMP Unri) yang mewakili Rektor Unri, Bapak Azhar Kasmi, SH (Kepala BAK Unri) mewakili Warek 3 , Kepala Disnaker Kota Pekanbaru yang diwakili Bapak Rahim, Ketua DPM UnNRI, Presma BEM UNRI, jajaran Menteri BEM UNRI, dan Gubernur kelembagaan serta peserta Job Fair UNRI 2020 yang siap menjemput pekerjaan. Opening Ceremony yang di gelar pada Senin (09/03/20) lalu, dibuka oleh Ketua LPPMP UNRI yang mewakili Rektor Unri, Bapak Prof. Dr. Zulkarnain, SE., MM.
Dalam kata sambutannya, Pak Zulkarnain menyampaikan dukungannya pada acara Job Fair UNRI 2020 kali ini. “LPPMP UNRI memang sudah akan merancang agenda bagus seperti ini, karna sudah ada tim kami yang baru terbentuk dibeberapa bulan yang lalu. Kami sangat mendukung adanya agenda ini, dan harus tetap dilaksanakan walau hanya beberapa orang yang mendaftar. Karna ini merupakan awal yang bagus untuk mengurangi tingkat pengangguran terutama lulusan dari Universitas Riau” ungkapnya.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan peresmian Job Fair UNRI 2020 yang langsung diwakili oleh Bapak Zulkarnain dalam pemotongan pita. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan musikalisasi dari Sanggar Tempa.Setelah peresmian acara, dilanjutkan dengan Talkshow yang dimoderatori oleh Muhammad Julfianto (Dirjen Protokoler, Kemensekab BEM UNRI). Materi pertama, disampaikan oleh Bapak Aris Wahyudi, M. Si (Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker RI) terkait Tantangan dan Peluang Kerja pada Era Revolusi Industri 4.0. Permasalahan tenaga kerja saat ini adalah kurangnya pemahaman terhadap diri sendiri, kurangnya pemahaman mengenai jabatan/ pekerjaan serta persyaratannya, terbatasnya kualifikasi atau keahlian para pencari kerja, dan menjadi pokok permasalahan adalah malas dan tidak disiplin. Ada beberapa langkah dalam menghadapi tantangan ketersediaan lapangan kerja, antara lain adanya mekanisme pelayanan penempatan tenaga kerja, transformasi digitas informasi pasar kerja, pendirian lembaga pelatihan tenaga kerja swasta, pelaksanaan kegiatan bursa kerja, pengembangan pendidikan, dan pelatihan vokasi.
Upaya Kemnaker dalam menyiapkan generasi muda untuk Indonesia emas ada 5, yaitu pengembangan standar kompetensi kerja, penguatan lembaga sertifikasi, penguatan akses dan mutu, penguasaan dan pemanfaatan teknologi terkini, dan mendorong bertumbuhkembangnya enterpreneur baru. Selanjutnya meteri kedua tentang persiapan karir dan tantangan ketersediaan lapangan kerja, disampaikan oleh Bapak Avicenia Darwis (Kepala KK Migas Sumbagut). Minyak dan gas (migas) masih menjadi penyumbang terbesar kedua terhadap APBN setelah sektor pajak.
Divisi program dan komunikasi SKK Migas, masih banyak lapangan potensi migas yang bisa dikembangkan dan membuka lapangan kerja. “Peluang pekerjaan itu mulai dari eksplorasi hingga eksploitasi”. Industri hulu minyak dan gas (migas) memberikan peluang buat para generasi muda, tak hanya yang memiliki latar belakang pendidikan teknik perminyakan. Sekitar 60% pekerja yang dibutuhkan berasal dari non teknik perminyakan. Bapak Avicenia juga menyampaikan tentang bagaimana persiapan dalam berkarir di Industri Migas antara lain memiliki IPK >3.00, kemampuan bahasa asing yang baik, soft skill dan hard skill yang seimbang, serta adanya pengetahuan tentang industri migas.

Setelah penyampaian materi talkshow dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama audience yang hadir. Ada yang bertanya mengenai kartu pra kerja dan ada juga yang menanyakan bahwa kebanyakan pekerjaan hanya menerima pekerja yang sudah memiliki 1/2 tahun pengalaman. Menanggapi pertanyaan tersebut, Bapak Aris mengatakan “Kami bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Pekanbaru, jadi bagi yang menginginkan kartu prakerja silahkan hubungi Dinas Ketenagakerjaan dan kamu akan mendapatkan kartu pra kerja. Setelah mendapat kartu tersebut, kamu akan mengikuti berbagai pelatihan dan diarahkan kepada ranah kerja yang sesuai dengan pribadi masing-masing pemilik kartu pra kerja yang mengikuti pelatihan”.
Pukul 12.30, acara Opening Ceremony dan Talkshow Job Fair UNRI 2020 ditutup dengan agenda foto bersama dan pemberian cenderamata kepada pemateri. (AZ/SZ)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #KemenLuniv #RilisKSI #PembukaanUNRIJOBFAIR #TalkshowUNRIJOBFAIR
______________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN LUAR UNIVERSITAS
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020