[PRESS RELEASE : Aksi Mimbar Bebas Serukan Kawal Transisi Blok Rokan]

Pekanbaru, (03/03/2021) – BEM UNRI bersama perwakilan kelembagaan se-lingkungan UNRI telah menggelar aksi mimbar bebas pada Rabu (3/3) menyampaikan orasi dan aspirasi terkait perkembangan transisi Blok Rokan yang akan jatuh ke PT Pertamina pada 9 Agustus mendatang. Aksi dimulai pada pukul 16.30 WIB bertempat di pinggir jalan sekitar Jembatan Kupu-kupu BEM UNRI. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pencerdasan kepada mahasiswa UNRI dalam pengawalan transisi Blok Rokan yang akan berpengaruh dalam kesejahteraan rakyat Riau.

Setiap perwakilan lembaga yang tergabung dalam aksi menyampaikan orasi dihadapan mahasiswa yang melintas di jalan. Hal ini dimaksudkan dalam rangka menyampaikan keresahan bersama sebagai stimulus gerakan mahasiswa atas kesejahteraan rakyat Riau. Dalam orasi-orasinya, perwakilan massa aksi menyampaikan sejauh mana persiapan Pemprov Riau dan Pertamina dalam mengambilalih Blok Rokan, serta menyampaikan keresahan apabila Blok Rokan kembali jatuh ke tangan asing.

“Kita harapkan 100% Blok Rokan sepenuhnya milik Indonesia. Kita melihat persiapan dari Pemerintah Riau yang tinggal 5 bulan lagi bisa dibilang belum matang dalam mengambilalih Blok Rokan. Sebagai rakyat Riau, jangan sampai kita kembali dijajah oleh bangsa asing. Provinsi Riau adalah provinsi terkaya di Indonesia, namun sampai saat ini masyarakat Riau belum merasakan dampaknya. Dengan kembalinya Blok Rokan kepangkuan Bumi Pertiwi diharapkan bisa menjadi sebuah harapan untuk menyejahterakan rakyat Riau,” ujar Menteri Lingkungan Hidup BEM UNRI sebagai salah satu orator.

Jelang kontrak PT Chevron berakhir secara resmi dalam mengelola Blok Rokan, Pemprov Riau telah menyiapkan pembagian Participating Interest (PI) Blok Rokan sebesar 51% untuk pertamina dan 10% diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pasalnya, ketidakjelasan sisa PI sejumlah 39% masih dalam kondisi dipertanyakan dan transparansi PI 10% milik daerah masih belum jelas pengalokasiannya.

“Apabila transisi ini terganggu, lifting akan menurun, maka dapat dipastikan bahan pokok rakyat Riau juga akan meningkat. 97 tahun minyak dan gas Riau telah dikeruk dan dimanfaatkan oleh bangsa asing. Maka dari itu, PI 10% milik daerah harus cair dan dapat dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat Riau,” tegas Febriansyah selaku Menteri Sosial Politik BEM UNRI.

Aksi mimbar bebas kemudian ditutup pada pukul 17.35 WIB oleh Zulkifli selaku Dirjen Aksi dan Propaganda Kemensospol BEM UNRI. (AHA)
——-
BEM UNRI 2021 Kabinet Lentera Bertuah
Presma : Nofrian Fadil Akbar
Wapresma : Fitrah Agra Nugraha
.
#BEMUNRI #KabinetLenteraBertuah #KLBMembara #KemensospolKLB #PressRelease #AksiMimbarBebas #BlokRokan