[PRESS RELEASE : Kilas Balik Kesuksesan Hariadi Melalui Kabar Alumni BEM UNRI]

Hai, Pejuang Membara!

Pekanbaru, (08/05/2021) – Kementerian Luar Universitas (Kemenluniv) BEM UNRI telah menggelar kegiatan Kabar Alumni dengan topik “Kilas Balik Kesuksesan Seorang Mantan Aktivis Mahasiswa setelah Sarjana Pertanian”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (18/04) lalu pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dengan menghadirkan pemateri yang luar biasa yaitu Hariadi, SP; CHt; CC; CTLF selaku Alumni Fakultas Pertanian dan Pimpinan Training Center Panca Eka Group.

Kegiatan dibuka oleh Yulmaisi Dwi Asmarita selaku moderator, dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ikramul Fajri selaku Menteri Kementerian Luar Universitas dan Nofrian Fadil Akbar selaku Presiden Mahasiswa BEM UNRI. Berikutnya kegiatan masuk ke bagian inti yaitu sesi sharing hearing yang disampaikan oleh Hariadi.

Hariadi menyampaikan bahwa untuk menyeimbangkan organisasi dan akademis harus terlebih dahulu mengenal diri sendiri, salah satunya terkait potensi. Selain itu, pengalaman juga menjadi poin penting dalam hal ini. “Saya juga belajar tentang metode mind map, untuk level pertama membuat catatan, level kedua imajinasi mind map menjadi overlay dalam otak kita, dan yang ketiga adalah kita seperti orang yang membawa dokumen ke otak kita sendiri dan menyusunnya,” ujarnya.

Mengenai peluang kerja, menurut Hariadi yang menjadi poin penting adalah tamat dengan IPK tidak dibawah 3. Kemudian untuk Alumni UNRI Sendiri itu sudah berada di grade A, karena kinerja-kinerja alumni di beberapa perusahaan sudah sangat baik. “Selain IPK, usahakan kita juga harus punya kemampuan khusus, tunjukkan bahwa kita punya ilmu di bidang yang bersangkutan. Jadi harus menjadi catatan bagi kita ketika seseorang bertanya mengenai diri kita, orang tersebut sudah bisa mengetahui dimana talent kita,” ujarnya.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab perihal mengatasi mental down. Menurut Hariadi, terkadang ekspektasi berlebih orang terhadap kita bukan menjadi sesuatu yang baik, melainkan hal buruk yang akan membuat down. “Kita harus berorientasi pada tujuan kuliah kita, awal kuliah cita-cita saya adalah mendapatkan Cumlaude. Namun ketika nilai C sudah keluar, Cita-cita itu otomatis pupus. Jadi saya melakukan kontribusi lebih di hal lain, salah satunya adalah menjadi ketua BEM. Saya harus berpikir bagaimana ketika lulus nanti saya mempunyai nilai bukan dalam bentuk cumlaude, tetapi sesuatu yang dibanggakan diluar nilai Cumlaude tadi,” jelasnya.

Selanjutnya sesi tanya jawab dilanjutkan perihal usaha. Hamdani menjelaskan untuk membuka usaha itu tidak perlu modal berupa uang, tetapi modal berupa komunikasi dalam bentuk jaringan. “Poin penting seseorang untuk membuka usaha adalah jaringan atau kenalan. Kelebihan dari anak organisasi itu adalah banyak jaringan dan itu bisa dimanfaatkan. Kuncinya adalah bagaimana kamu mengkomunikasikan kepada mereka agar mereka tertarik membeli kebutuhan melalui kamu,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan oleh moderator dan closing statement dari Hamdani. “Tetap fokus dalam menyelesaikan tugas akhirnya, bagaimanapun tugas utama anda kuliah itu adalah menyelesaikan studi anda. Organisasi itu penting, tapi lebih penting anda tamat,” tutupnya. (MAH)
——-
BEM UNRI 2021 Kabinet Lentera Bertuah
Presma : Nofrian Fadil Akbar
Wapresma : Fitrah Agra Nugraha
.
#BEMUNRI #KabinetLenteraBertuah #KLBMembara #KemenlunivKLB #PressRelease #KabarAlumni