Wabah Covid-19 Merajalela, BEM UNRI Minta Perketat Keamanan UNRI Sekaligus Follow Up Gedung Kelembagaan Mahasiswa

Pekanbaru (29/03/2020) – Ditengah wabah virus corona yang melanda seluruh dunia, khususnya Indonesia. Membuat Pemerintah Indonesia, melalui Mendikbud RI menginstruksikan seluruh sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia untuk diliburkan sampai batas waktu tidak ditentukan dan kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah atau dikenal work from home and study from home, dan adanya himbauan social atau physical distancing. Hal itu juga yang berlaku di Universitas Riau saat ini. Situasi kampus yang sedang libur lagi-lagi membuat BEM UNRI menyoroti sisi keamanan kampus, selain menyoroti perihal akademik via daring yang akan disampaikan dalam rilis yang berbeda.

BEM UNRI melalui Kemenhadkesma mendatangi Pak Habib selaku Kasubag Rumah Tangga UR di Gedung Arsip pada Kamis (26/03/20) yang lalu. BEM UNRI diwakili oleh Ramadhana Ari selaku Menhadkesma, Hafidz Wandrifo selaku Menlindup dan Farid selaku Dirjen Kemenlindup. Kedatangan BEM UNRI untuk meminta kepada Kasubag Rumah Tangga UR untuk berkoordinasi dengan security UNRI perihal keamanan UNRI.

Ramadhana Ari menyampaikan, agar security UNRI memperketat keamanan UNRI disaat libur kampus seperti ini. Tetap menjalankan prosedur keamanan di lapangan yang sedang berlaku, yakni pemeriksaan KTM bagi mahasiswa, dan kartu pegawai, serta tinggalkan KTP bagi masyarakat umum yang ada kepentingan di UNRI, serta mobilisasi keliling UNRI seperti biasanya walaupun kampus sedang libur.

Selain itu, ditengah wabah corona begini, kita semua sudah sama-sama mengetahui bahwa pemerintah menginstruksikan untuk dirumah saja, social/physical distancing, dan menghindari kerumunan orang. Dan itu, ditindaklanjut salah satunya juga dengan Surat Himbauan Nomor /3/3/UN.19/KM.05.02/2020 tertanggal 23 Maret 2020 ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang berisi meminta mahasiswa sementara waktu untuk tidak berkumpul dan melakukan kegiatan di lingkungan kampus.

Maka, Ramadhana Ari juga mengingatkan agar himbauan tersebut dilapangannya dilaksanakan. Pihak keamanan juga harus membatasi akses masuk UNRI bagi masyarakat umum saat ini. Sebab, masih terlihat ada yang ngumpul di jembatan kupu-kupu untuk berfoto, di sekitaran kolam depan Rektorat yang duduk-duduk dipelatarannya, dan itu nyatanya masyarakat umum. Jika mahasiswa masih ada yang berkumpul, kita minta juga jika masih ada kerumunan dibubarkan dengan bijak dan edukatif oleh pihak keamanan UR. Kita tidak ingin mengambil risiko yang lebih besar, saat ini harusnya bersama-sama mengikuti himbauan yang ada demi keselamatan lebih banyak orang.
Sebelumnya, pada Senin (23/03/20) yang lalu, melalui Grup WA “Peduli Keamanan UR” yang didalamnya terdapat komandan-komandan Security UNRI dan Gubernur Mahasiswa se-UNRI, BEM UNRI telah menyampaikan juga hal yang serupa dan ditanggapi dengan kesiapan dari pihak keamanan UR.

Terakhir, Ari menyarankan kepada Kasubag RT agar surat himbauan dari Pimpinan UNRI tersebut dicetak melalui spanduk, dan di pasang di gerbang utama UNRI. Agar lebih tegas dan jelas himbauan dilapangannya, dan masyarakat dapat memahami kondisi saat ini untuk tidak melintas di kawasan Universitas Riau sementara waktu.
Pak Habib pun menerima saran BEM UNRI dan menyanggupi, serta akan berkoordinasi dengan Pihak Security UNRI.

Selain itu, Ari juga menanyakan perihal gedung kelembagaan mahasiswa yang masih terus dibangun menggunakan dana CSR Bank Mandiri Rp 1 Miliyar, hal ini merupakan salah satu poin tuntutan audiensi dan aksi UGD yang lalu, agar UNRI segera merealisasikan pembangunan tersebut.

Pak Habib mengatakan, saat ini pembangunan tersebut hampir rampung, tinggal finishing. Namun, karena sedang wabah ini ntah kapan berakhir, khawatirnya proses serah terima dari pihak Bank Mandiri ke UNRI juga tertunda.
Dilain pihak, pada Rabu (25/03/20) lalu, melalui Wakil Rektor III UR, Prof. Dr. Iwantono, M.Phil., BEM UNRI menanyakan perihal gedung kelembagaan tersebut, awalnya BEM UNRI minta berjumpa face to face, namun Wakil Rektor III UR tidak berkenan bertemu langsung, sebab mengikuti arahan social distancing, sehingga dilakukan melalui chatting WA.

Beliau mengatakan, “Gedung kelembagaan tersebut masih sedang dikerjakan, kita tunggu saja, sabar.” Pungkasnya melalui Chat WA. Terakhir, Ari menyampaikan, agar nantinya setelah selesai dan serah terima, pihak UNRI sudah mulai memikirkan kelembagaan apa saja yang akan ditempatkan disana. Wakil Rektor III UR mengatakan, “Kalau sudah diserahkan, semua UKM diundang dan kita tentukan.” Tuturnya. BEM UNRI akan mengawal setiap kebijakan yang ada di Universitas Riau demi kesejahteraan seluruh masyarakat Universitas Riau. (RA)

? Narahubung :
Ramadhana Ari Pratamas Bangun
(Menteri Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa)
? 0852 6321 8290

Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia !

#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #Kemenhadkesma #AdvokasiKeamanan #GedungLembaga #MahasiswaUNRI
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN HUKUM DAN ADVOKASI KESEJAHTERAAN MAHASISWA
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020