“Informasi Kukerta 2020 Simpang Siur, BEM UNRI Bersama Forum Advokasi UNRI Datangi LPPM UR”
.
Pekanbaru (07/03/2020) – Beredarnya informasi simpang siur seputar KUKERTA UNRI Tahun 2020, membuat BEM UNRI melalui Kementerian Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa mendatangi LPPM UNRI beberapa kali untuk menanyakan kepastian info Kukerta UNRI Tahun 2020, namun jawaban yang didapat selalu sama, yakni pihak LPPM masih menyusun rencana pelaksanaan KUKERTA UR 2020, yang sampai hari ini belum selesai juga, sehingga belum dapat memberikan informasi resmi secara keseluruhan. Namun, satu per satu info mengenai KUKERTA yang sudah dibuka mulai disebarluaskan, yaitu KUKERTA Terintegrasi dan Kukerta Kolaborasi.

Hingga pada Selasa (03/03/2020) lalu, BEM UNRI bersama beberapa perwakilan Forum Advokasi UNRI mendatangi LPPM UNRI dalam hal ini hanya diterima oleh Romi bagian administrasi LPPM UNRI dan Ade selaku PPK LPPM UNRI, namun sangat disayangkan satupun pimpinan LPPM UNRI tidak ditempat saat itu. Kedatangan mahasiswa ke LPPM UNRI guna memfollow up kembali informasi yang tengah beredar dikalangan mahasiswa angkatan 2017 yang akan KUKERTA ditahun 2020 ini.

Mahasiswa yang hadir saat itu, secara bergantian bertanya kepada pihak LPPM UNRI, baik itu mengenai Kuota dalam 1 tim Kukerta, jumlah laki-laki dalam kelompok kukerta, jumlah fakultas dalam kelompok kukerta, jenis kukerta tahun ini, serta mekanisme lain mengenai Kukerta tahun 2020.

Namun, Romi dari LPPM UNRI tak bisa menjabarkan banyak hal, yang pasti Kukerta Tahun ini banyak menjalin kerjasama dengan pihak ketiga. Beliau juga hanya berpesan agar mahasiswa selalu memantau informasi di website LPPM UNRI dan Instagram Kukerta UNRI 2020.
Mahasiswa UNRI sangat menyayangkan setiap tahunnya pelaksanaan KUKERTA selalu saja ada kendala-kendala teknis dan lambat dalam sistem informasi.
BEM UNRI bersama Forum Advokasi UNRI sebagai perwakilan mahasiswa UNRI saat itu, menyampaikan beberapa masukan kepada LPPM UNRI, sebagai berikut:

1. Agar LPPM UNRI segera merampungkan rencana pelaksanaan Kukerta tahun 2020.

2. Dikarenakan mahasiswa sudah banyak membentuk kelompok KUKERTA dan melakukan survey ke desa sebelum waktunya, maka hendaknya LPPM UNRI mengeluarkan instruksi/himbauan agar mahasiswa tidak melakukan kegiatan survey atau sebagainya sebelum ada izin. Untuk menghindari kerugian materil dari tiap-tiap mahasiswa.
3. Agar LPPM membuat sosialisasi KUKERTA 2020 kepada Mahasiswa, sebab saat ini banyak mahasiswa tidak mengetahui dan memahami mekanisme Kukerta itu sendiri.
Selanjutnya, mahasiswa akan bersama-sama memfollow up kembali perkembangan KUKERTA Tahun 2020 ini. (RA)
? Narahubung :
>> Ramadhana Ari Pratamas Bangun (Menteri Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa)
? 0852 6321 8290
.
Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia !
#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #Kemenhadkesma #ForumAdvokasi #MenjagaNafasGerakan #MahasiswaUNRI
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN HUKUM DAN ADVOKASI KESEJAHTERAAN MAHASISWA
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020