Hai, Kolaborator Perjuangan!

Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 makin hari makin meningkat di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh mobilisasi yang masih dianggap hal yang wajar oleh masyarakat karena belum ada kebijakan konkrit yang keluar dari pemerintah pusat.

Pada sore (31/03/20), Presiden Jokowi dalam konferensi pers mengatakan bahwa “Kita telah memutuskan dalam ratas kabinet bahwa opsi yang kita pilih adalah pembatasan sosial berskala besar atau PSBB,”. Presiden Jokowi melanjutkan, kebijakan penerapan PSBB akan didampingi dengan kebijakan darurat sipil.
Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti menilai ketentuan darurat sipil yang ada dalam Perpu 23 Tahun 1959 sangat berbeda konteksnya dengan wabah virus corona saat ini. Menurut dia, aturan darurat dikeluarkan tahun 1959 untuk memberantas sejumlah pemberontakan di daerah, di masa itu.

Oleh karena itu, mari sama-sama kita ingatkan pemerintah untuk menerapkan secara maksimal UU Kekarantinaan Kesehatan, pendekatan yang tepat untuk digunakan saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, bukan pendekatan keamanan ataupun tindakan represif.

Mari sama-sama kita melakukan aksi seruan media pada :
? Hari, tanggal : Rabu, 01 April 2020
? Waktu : 20.00 WIB

Share di seluruh sosial mediamu, tulis kolom komentar dan DM dengan tagar :
#LaksanakanKarantinaWilayah
#TolakDaruratSipil

DM ke akun @jokowi
Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia !

#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #Kemensospol #SeruanAksiMedia
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN SOSIAL POLITIK

KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020