Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh
.
Dengan tegas, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau menanggapi surat klarifikasi nomor 2724/UN19/KM.05/2019 tertanggal 18 September 2019 yang ditandatangani oleh Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA, yang ditujukan kepada Kapolda Riau.

Pada surat tersebut, Rektor Universitas Riau menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolda Riau atas insiden kerusuhan di Mapolda Riau dalam aksi demonstrasi Gerakan 17 September yang dilakukan mahasiswa Universitas Riau.

Bahwa surat tersebut telah menjatuhkan marwah dan harkat martabat Universitas Riau dihadapan Polda Riau. Bahwa Rektor Universitas Riau merupakan pejabat tinggi yang setara dengan Gubernur Riau, tapi merendahkan diri dengan meminta maaf kepada Kapolda Riau yang seharusnya Kapolda Riau beserta jajarannya yang harus meminta maaf kepada Universitas Riau atas tindakan represif yang dilakukan terhadap massa aksi Universitas Riau.

Bahwa aksi demonstrasi Gerakan 17 September merupakan wujud penyampaian aspirasi atau mengeluarkan pikiran/pendapat baik secara lisan, tulisan dan sebagainya yang dilindungi dan dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia.

Bahwa aksi demonstrasi Gerakan 17 September merupakan perwujudan demokrasi dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bahwa aksi demonstrasi Gerakan 17 September merupakan tanda naluri dan nurani bangsa Indonesia masih hidup.

Selain itu, aksi demonstrasi Gerakan 17 September itu bertujuan menyuarakan keresahan bersama seluruh elemen masyarakat terkait 22 tahun terjadinya bencana Kebakaran Lahan dan Hutan di Provinsi Riau yang faktanya dilapangan #RiauDibakarBukanTerbakar

Maka dengan ini Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau mengundang seluruh mahasiswa dan kelembagaan mahasiswa se-lingkungan Universitas Riau untuk hadir dalam Konsolidasi, pada: ? Hari, tanggal : Senin, 23 September 2019
⏰ Pukul: 16.00 WIB
? Tempat : Sekre juang BEM UNRI

Pembahasan:
1. Rektor Menggadaikan Marwah UNRI
2. Riau Dibakar Bukan Terbakar (Menuju Hari Tani)
“Lebih baik diasingkan dari pada menyerah pada kemunafikan”–Soe Hok Gie
? Narahubung :
>> Ramadhana Ari (Menteri Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa)
? 0852 6321 8290 (Hp/WA/Line/Instagram)
.
Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia !
#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau
#Kemenhadkesma #SeruanKonsolidasi
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN HUKUM DAN ADVOKASI KESEJAHTERAAN MAHASISWA
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2019