Hai, Kolaborator Perjuangan!
.
Selamat malam! SI-EDU kembali lagi nih untuk mengisi waktu luangmu ? kali ini SI-EDU hadir dengan tema “Kebijakan Kampus Merdeka”, wah apakah kebijakan baru Nadiem Makarim efektif atau apakah hanya mengikuti budaya barat semata?
.
Baru – baru ini Mendikbud Nadiem Makarim mencanangkan empat kebijakan untuk diterapkan di Perguruan Tinggi. Kebijakan ini merupakan lanjutan dari konsep merdeka belajar.
.
Namun rencana kebijakan ini tidak disetujui oleh beberapa pengamat pendidikan, salah satunya Pengamat pendidikan dari Center of Education Regulations and Development Analysis (CERDAS) Indra Charismiadji berpendapat paket kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim hanya gimik belaka. Dengan situasi pendidikan yang belum dibenahi, kebijakan ini justru bisa memunculkan pemikiran komersil. Indra khawatir nantinya ada oknum perguruan tinggi yang mengakali kebijakan ini untuk jualan prodi ke mahasiswa.
.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menganggap kritik-kritik terhadap kebijakan kementeriannya sebagai salah satu indikator dirinya telah menjalankan tugas. Menurut Nadiem, Indonesia membutuhkan perubahan di semua bidang. Dan jika tidak ada resistensi terhadap suatu kebijakan, artinya kebijakan itu tidak memberikan perubahan yang besar.
.
Lantas bagaimana pendapatmu? Ayo luangkan waktumu untuk membaca hal – hal yang bermanfaat, dengan membaca SI-EDU salah satunya ? selain menambah wawasan dan pengetahuanmu, SI-EDU juga melatihmu untuk berfikir kritis. Selamat membaca !

.
Hidup Rakyat Indonesia !
#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #Kemenkominfo #SiEDUKSI #Bagian20
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI

KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020