Hai, Kolaborator perjuangan!
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sejak adanya edaran untuk bekerja, beribadah dan belajar di rumah akibat adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia. Universitas Riau mengambil kebijakan untuk melakukan kuliah daring (Dalam jaringan) atau kuliah online. Namun bagaimana dengan realita pelaksanaannya? Apakah ini menjadi suatu alternatif yang efektif atau malah sebaliknya? Lalu, bagaimana dengan pelaksanaan ujian dan bimbingan mahasiswa akhir?
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Untuk itu BEM Universitas Riau beberapa waktu lalu pada (24/03/20) melakukan suatu survey dengan mengisi kuesioner online mengenai pelaksanaan kuliah online di Universitas Riau. Survey ini diisi oleh 530 Mahasiswa Universitas Riau dari berbagai fakultas. Baik itu FKIP, FMIPA, Faperta, FPK, FKP, FISIP, FEB, FT, FH, dan FK. Dari beberapa pertanyaan yang diajukan berikut hasilnya:

  • Pertanyaan pertama yaitu, “Apakah Fakultas/Jurusan/Prodi kamu sudah menerapkan kuliah online?”. Dari 530 responden 522 orang menjawab “Ya” sedangkan 8 orang menjawab “Tidak”.
  • Pertanyaan kedua yaitu, “Apakah waktu kuliah online sesuai dengan jadwal kuliah?”. Dari 530 responden 347 menjawab “Ya” dan 183 menjawab “Tidak” ini berarti masih banyak kuliah online yang dilakukan tidak sesuai dengan jadwal kuliah.
  • Pertanyaan ketiga yaitu, “Apakah penugasan dan kuliah online menurut kamu sudah tepat?”. Dari 530 responden 166 menjawab “Ya” dan 364 menjawab “Tidak”. Ini berarti penugasan dan kelas online masih banyak yang belum tepat.
  • Pertanyaan keempat yaitu, “Apakah sistem kuliah online yang kamu jalani efektif?”. 530 responden, 426 diantaranya menjawab “Tidak” dan 104 menjawab “Ya”. Artinya sistem kuliah online yang saat ini bisa dikatakan belum efektif.
  • Pertanyaan kelima yaitu, “Apakah Fakultas/Jurusan/Prodi kamu masih melakukan bimbingan seminar secara tatap muka?”. Dari 530 responden 56 orang menjawab “Ya” dan 474 menjawab “Tidak”.
  • Pertanyaan keenam yaitu, “Apakah Fakultas/Jurusan/Prodi kamu sudah melakukan seminar/ujian secara online?”. 530 orang responden, 397 diantaranya menjawab “Tidak” dan 133 lainnya menjawab “Ya”.
  • Pertanyan ketujuh yaitu, “Sesuaikah UKT yang kamu bayarkan dengan pelayanan dimasa perkuliahan online ini?”. 530 responden, 430 diantaranya menjawab “Tidak” dan 100 lainnya menjawab “Ya”.

Masih banyak yang merasa UKT saat ini tidak sesuai dengan pelayanan di masa perkuliahan online. Pihak BEM UNRI sendiri pun tengah mengupayakan penurunan UKT untuk semester depan dan memperjuangkan kelayakan pelayanan dalam masa perkuliahan online. Dengan pengadaan kuota internet salah satunya.
ㅤㅤ
Harapan kita dengan pelaksanaan kuliah online dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena berkurangnya intensitas pertemuan di luar dengan tatap muka. Kedepan diharapkan pelaksanaan kuliah online semakin membaik, tidak menjadi penghalang bagi pengerjaan tugas akhir, serta mendapatkan pelayanan terbaik dari pihak kampus selama perkuliahan online.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia !
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
#BEMUNRI #SriIndrapura #JantungHatiMasyarakatRiau #Kemenhadkesma
#KuliahDaring #KuliahOnline #HasilKuesionerDataKuliahOnline
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN HUKUM DAN ADVOKASI KESEJAHTERAAN MAHASISWA
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020