Halo, Sahabat Kreators!

Sahabat Kreators pastinya tau dong kalo batik merupakan budaya bangsa Indonesia. Tapi kok belum pakai baju batik hari ini? Masa budaya sebagus dan sekeren batik hanya dipajang di lemari?

Sebelum itu, sudah tahu motif batik apa saja yang ada di Indonesia? Salah satunya ialah Batik Madura. Batik Madura memiliki ciri dengan motif batik yang menggunakan warna cerah dan berani, seperti warna merah, kuning dan hijau. Selain itu, motif batik Madura banyak menggunakan motif bunga dan daun. Coraknya berupa titik-titik putih yang menyerupai butiran garam khas Pulau Madura. Ciri khas lainnya yang dimiliki oleh batik Madura adalah banyaknya tarikan garis pada satu desain batik.

Batik Madura memiliki beberapa motif, seperti :
1. Motif Loncor
.
Batik Madura dengan motif lancor adalah batik berkualitas sedang yang dibuat pada kain kondang atau premis. Pembuatannya terutama di Pamekasan. Pewarna yang digunakan yaitu naptol dan remasol. Naptol digunakan untuk memberi warna merah dan biru, sedangkan remasol untuk memberi warna kuning, merah mawar, merah muda, biru langit, donker, hijau dan jingga. Nama lancor merujuk pada menara yang berada di alun-alun Pamekasan.
.
2. Motif Poncowarno
.
Batik Madura dengan motif poncowarno menggunakan kain kondang atau kain premis berkualitas sedang. Motif poncowarno mempunyai warna yang lebih banyak dibandingkan motif lancor atau mempunyai warna lebih dari tiga warna. Selain itu, gambarnya juga lebih sederhana.
.
3. Motif Serat Kayu
Batik Madura dengan motif serat kayu adalah batik kualitas sedang yang dibuat di Kecamatan Proppo bagian selatan. Bahan pewarna yang digunakan adalah premis dan soul. Kain untuk embuatan baju dan sarung juga dapat dijadikan sebagai Batik Madura yang bermotif serat kayu. Pembuatannya dimulai dengan menutupi motif dengan malam. Setelah itu, kain diletakkan di atas lincak secara membujur dan dilipat-lipat selebar 20 cm. Setelah itu, lipatan ditekan di atas lincak dan diulangi terus menerus sampai malam pecah dan membentuk garis bengkok-bengkok menyerupai serat kayu.
.
4. Motif Serat Batu
.
Motif serat batu dibuat dengan menggunakan bahan pewarna yang sama seperti motif serat kayu. Perbedaannya terletak pada cara membuat corak pada kain. Pada pembuatan motif serat batu, kain digeser ke kiri dan ke kanan di atas alas meja. Setelah itu, kain disatukan dan diremas. Kemudian kain dicelupkan ke pewarna dengan warna yang berbeda dengan warna awal sehingga membentuk gairis-garis yang menyerupai serat batu.
.
5. Motif Keteran
.
Motif mata keteran dibuat di Pamekasan. Bahannya adalah kain kondang. Warna yang digunakan adalah kuning, merah muda, hijau, serta campuran antara hijau dan kuning. Motif ini menggunakan gambar mata burung perkutut sebagai gambar utamanya.
.
Sumber :
Mudjijono, 2016. Lancor hingga Mata Keteran (Motif Batik Madura. Jantra. 11 (2): 169–180.

Suminto, R.A Sekartaji S. 2015. BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya. CORAK Jurnal Seni Kriya 4 (1): 1-12.
.
Nah, sebagai cara menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya batik Indonesia, BEM UNRI mengajak seluruh Civitas Universitas Riau untuk mengenakan batik di setiap hari Kamis. So tunggu apalagi ayo gunakan batik hari ini?
.
___◾◼️◾____
Presiden Mahasiswa : Kaharuddin HSN DM
Wakil Presiden Mahasiswa : Razali
___◾◼️◾____
.
Kementerian Pemuda, Seni dan Olahraga
Kabinet Kreator Pergerakan
BEM UNRI 2021/2022
.
#BEMUNRI #KabinetKreatorPergerakan
#KreatorPergerakan #BergerakBersama #BeragamSeirama #SemangatBermanfaat #KemenpesraKKP #KamisBerbatik