Halo, Sahabat Kreators!

Kabar soal penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Pertalite terus menghiasi layar kaca pemberitaan jelang akhir tahun 2021 lalu. Mulanya, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengisyaratkan akan menghapus BBM jenis Premium. Hal itu terlihat dari sikap pemerintah yang terus mendorong masyarakat untuk melakukan transisi penggunaan BBM dari Premium ke Pertalite.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengatakan, rencana tersebut telah tercetus sejak 2017 lalu, mengikuti ketentuan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P20/Menlhk/Setjen/Kum13/3/2017 terkait Baku Mutu Emisi Gas Buangan. Dalam aturan itu, direkomendasikan menjual BBM dengan minimum oktan 91 untuk mengurangi karbon emisi. Premium merupakan produk BBM dengan oktan 89 dan Pertalite oktan 90.

Kepala Pusat Studi Energi UGM, Deendarlianto mengungkapkan, dampak terhadap lingkungan menjadi salah satu pertimbangan yang penting untuk mendorong konsumsi bahan bakar dengan nilai oktan yang lebih tinggi. Di samping itu, rencana kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi emisi, termasuk pada sektor transportasi.

Di sisi lain, Anggota Komisi VII DPR RI, Dyah Roro Esti berpendapat gagasan pemerintah menghapus penyediaan BBM berangka oktan rendah jenis Premium dan Pertalite membutuhkan sosialisasi yang masif agar masyarakat tidak panik. Ia pada prinsipnya sepakat dengan langkah pemerintah menghapus BBM tersebut, namun dengan beberapa catatan agar tidak menimbulkan beban bagi masyarakat.

Mari kita lihat kepada siapa wacana ini mengarahkan busur keberpihakannya? Yuk, simak info lebih detail melalui infografis yang telah kami sajikan. Swipe postingan ini yaa?
.
___◾◼️◾____
Presiden Mahasiswa : Kaharuddin HSN DM
Wakil Presiden Mahasiswa : Razali
___◾◼️◾____
.
Kementerian Sosial Politik
Kabinet Kreator Pergerakan
BEM UNRI 2021/2022
.
#BEMUNRI #KabinetKreatorPergerakan #KreatorPergerakan #BeragamSeirama #KemensospolKKP #InfografisSospol