Halo, Sahabat Kreators!

Pekanbaru (01/01/2022) – Pasca pemberitaan rencana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan pertalite beberapa waktu lalu, muncul berbagai pendapat pro dan kontra di kalangan masyarakat. BEM UNRI melalui Kementrian Sosial Politik menggelar Majelis Reboan yang bertajuk “Perspektif Ekonomi Terhadap Kebijakan Pemerintah Menghapus Premium dan Pertalite di Indonesia”. Acara dilaksanakan pada Rabu, 29 Desember 2021 pukul 16.00 WIB. Pada kesempatan kali ini, Elvi Rahmayanti, SE, M.Si, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNRI, turut bergabung sebagai pemateri.

Rencana penghapusan BBM jenis premium dan pertalite sendiri bukanlah hal yang baru. Direktur Utama PT. Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyatakan bahwa perencanaan penghapusan ini telah ada sejak tahun 2017. Ketentuan ini dilatarbelakangi oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor P20/MenLHK/Setjen/Kum1/3/2017 tentang Baku Mutu dan Emisi Gas Buang. Untuk mengurangi polusi akibat karbon emisi, maka bahan bakar yang digunakan ialah bahan bakar dengan Minimum RON 91 agar lebih ramah lingkungan.

Beberapa kebijakan sebelumnya yang dikeluarkan pemerintah dari tahun ke tahun juga sebenarnya telah mencerminkan upaya pemerintah mengenai pengaturan BBM. Dimulai pada 2015 hingga 2020, beberapanya ialah:
a. 2015 – Tim Anti Mafia Migas merekomendasikan untuk penghapusan BBM premium.
b. 2017 – Pemerintah berwacana ingin menghapus BBM premium.
c. 2018 – Dikeluarkannya Peraturan Presiden No. 43 tahun 2018 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.
d. 2019 – Wacana terkait penghapusan BBM jenis premium dan pertalite, namun sering terjadi kelangkaan.
e. 2021 – Pemerintah kembali merencanakan penghapusan BBM jenis premium dan pertalite.

Penghapusan BBM premium dan pertalite sendiri tidak akan dilakukan secara sekaligus, melainkan melalui tahapan-tahapan yang dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat. Pada tahap pertama, akan dilakukan pengurangan BBM premium dan pertalite disertai dengan edukasi dan campaign untuk mendorong konsumen menggunakan BBM RON 90 ke atas. Kemudian, akan dilakukan pengurangan BBM premium dan pertalite di SPBU. Sehingga, nantinya simplifikasi produk yang dijual di SPBU hanya menjadi dua varian yakni BBM RON 91/92 (Pertamax) dan BBM RON 95 (Petamax Turbo).

Jika perubahan ini diterapkan, tentunya akan timbul permasalahan yang tidak hanya berdampak pada satu aspek kehidupan saja. Dengan penggunaan BBM RON 90 ke atas, maka harga BBM akan meningkat. Kenaikan harga BBM hampir dapat dipastikan selalu diikuti oleh perubahan harga, baik itu untuk barang-barang kebutuhan masyarakat maupun pada jasa angkutan serta berbagai industri lainnya. Hal ini terjadi karena kenaikan harga BBM akan sangat berpengaruh terhadap total biaya produksi suatu barang.

Kelangkaan dan kenaikan BBM juga akan memberikan efek domino yang besar kepada perekonomian negara. Kelangkaan dan kenaikan BBM dapat menyebabkan bertambahnya biaya produksi yang mengakibatkan naiknya harga barang produksi. Selain itu, tentunya juga dapat menyebabkan inflasi karena berkurangnya daya beli masyarakat dan pengurangan tenaga kerja oleh perusahaan-perusahaan yang pada akhirnya menyebabkan bertambahnya angka pengangguran dan kemiskinan.

Di samping hal tersebut, produk BBM yang bersumber dari energi fosil yang tidak dapat diperbaharui menjadi masalah yang harus dicari solusinya. Kelangkaan energi menjadi permasalahan yang semakin rumit untuk diselesaikan karena sumber energi tersebut akan semakin langka dan habis.

“Laju ekonomi sudah sedikit menurun dan terpulihkan, sekitar 2% ketika Covid-19 sebelumnya. Para ahli mengatakan setidaknya akan bertambah 2% lagi jika premium dan pertalite dihapuskan. Nah, dengan pedoman pendapatan perkapita dibagi dengan banyaknya masyarakat, angka 4% adalah angka yang sangat tinggi dalam laju pertumbuhan ekonomi,” terang Elvi menanggapi pertanyaan mengenai dampak penghapusan BBM premium dan pertalite terhadap laju penurunan ekonomi Indonesia. (DAA)
.
___◾◼️◾____
Presiden Mahasiswa : Kaharuddin HSN DM
Wakil Presiden Mahasiswa : Razali
___◾◼️◾____
.
Kementerian Sosial Politik
Kabinet Kreator Pergerakan
BEM UNRI 2021/2022
.
#BEMUNRI #KabinetKreatorPergerakan #KreatorPergerakan #BeragamSeirama #KemensospolKKP #PressReleaseMajelisReboan